Kesenian daerah Lombok, uniq dan mengesankan

Indonesia punya cerita. Dari setiap sudut wilayah di Indonesia selalu memberikan kesan tersendiri. Suku dan kebudayaannya menjadi yang terbanyak diseluruh dunia. Keberagaman inilah yang menjadi daya tarik bagi wisatawan luar negeri untuk mengenal lebih jauh negeri tercinta ini. Salah satu kebudayaan yang menarik di Indonesia adalah kesenian yang berasal dari Lombok. Siapa yang tidak mengenal pulau ini? Pulau dengan sejuta keindahan panorama alam yang menakjubkan ini membuat orang-orang ingin berlibur ke Lombok. Lalu, apa saja kesenian daerah Lombok ?

Berikut beberapa jenis kesenian daerah Lombok, yang menarik untuk diketahui:

Gendang Beleq

kesenian daerah lombokGendang Beleq merupakan alat musik khas daerah Lombok yang dimainkan secara berkelompok. Alat musik ini berbeda dengan gendang biasa, hal ini dikarenakan gendang beleq memiliki ukuran yang lebih besar. Pada mulanya alat musik ini hanya digunakan untuk pengiring dan penyemangat bagi prajurit yang akan berperang. Suara keras dan irama dari gendang ini dipercaya dapat membuat prajurit menjadi lebih berani bertempur dalam mempertahankan kerajaannya.

Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman yang sudah modern, alat musik ini kemudian digunakan untuk mengiringi acara adat, budaya ataupun hiburan. Meskipun fungsinya sudah berkembang lebih jauh, masyarakat Suku Sasak masih menganggap bahwa gendang beleq memiliki nilai sakral dan filosofis sendiri. Selain itu, bagi masyarakat awam alat musik ini merupakan kesenian yang unik dan menarik, akan tetapi bagi masyarakat Suku Sasak alat musik ini memiliki peran besar yang menyangkut jiwa pahlawan dan jati diri Suku Sasak.

Gandrung

kesenian daerah lombokGandrung adalah seni tari hiburan khas Lombok yang biasanya dipentaskan individu ataupun dalam kelompok kecil. Tarian ini merupakan tarian rakyat yang dipentaskan disuatu tempat terbuka dan dikelilingi banyak penonton. Pada mulanya pertunjukkan ini biasa dimainkan di malam hari dengan durasi waktu kurang lebih 10 menit. Tujuan awal pertunjukkan tari ini adalah sebagai rasa syukur masyarakat Lombok terhadap hasil panen yang didapat.

Akan tetapi seiring berjalannya waktu, kesenian ini dimainkan di pagi – sore hari dan biasanya ditanggap oleh masyarakat yang akan menjalani atau sedang melangsungkan pernikahan ataupun sunatan. Selain ditanggap untuk keperluan biasa, kesenian ini juga dimainkan saat hari besar nasional atau peringatan penting bagi masyarakat Lombok.

Presean

tradisi budaya lombokPresean atau Periseian adalah kesenian daerah lombok yang berupa seni bela diri yang sudah ada sejak dahulu kala. Kesenian ini memperlihatkan 2 orang yang sedang bertarung hingga salah satunya kalah. Petarung tersebut menggunakan perisai dengan kulit binatang sebagai bahan pelapisnya dan senjata dengan bentuk menyerupai tongkat. Masing-masing petarung biasanya akan menggunakan busana kain sedang untuk bagian bawahnya, sedangkan bagian lengan dan kepalanya diikat dengan kain kecil lainnya untuk menunjukkan wibawa seorang prajurit dimasa lampau.

Pada mulanya kesenian ini bertujuan untuk latihan pedang dan perisai bagi prajurit sebelum mereka terjun ke medan perang. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu kesenian ini sering dipertunjukkan dalam beberapa acara penting, bahkan setiap tahunnya sudah diadakan Festival Periseian. Peralatan bertempurnya juga sudah mengalami perkembangan. Senjata utamanya kini berbahan dari rotan yang dilapis dengan sedikit aspal dan kaca yang telah dihaluskan. Sedangkan untuk perisainya terbuat dari kulit kerbau.

Slober

Kesenian daerah Lombok selanjutnya adalah Slobor. Slober merupakan musik tradisional khas Lombok yang sudah tua. Diberi nama Slebor karena kesenian ini pertama kali digagas oleh seseorang bernama Amaq Slober. Keunikan dari kesenian ini adalah alat musiknya yang sangat sederhana, yaitu terbuat dari pelapah enau yang panjang. Dalam pembawaannya, alat musik ini juga didukung oleh alat musik lain seperti gendang, seruling, gambus, petuk dan rincik. Hingga saat ini, kesenian Slober ini masih eksis dikalangan masyarakat Lombok dan biasanya dimainkan pada saat bulan purnama.

Memaos

Seni memaos merupakan kesenian yang sering dijadikan lomba dibeberapa wilayah Lombok. Lomba tersebut memiliki tema menceritakan hikayat kerajaan di masa lampau. Secara umum, lomba ini dibawakan secara berkelompok yang terdiri dari 3-4 orang. Adapun susunannya adalah 1 orang yang akan menjadi pembaca, 1 menjadi penjangga, sisanya menjadi pendukung vocal. Tujuan dari kesenian ini adalah untuk menanamkan nilai budaya kepada generasi muda atau penerus untuk mengetahui kebudayaan dimasa lampau yang keberadaannya hampir tidak diketahui. Melalui kesenian ini juga diharapkan menjadi daya tarik baru untuk menarik wisatawan luar negeri akan budaya Indonesia.

Begasingan

kesenian daerah lombokBegasingan adalah permainan yang mengandung unsur seni dan olahraga. Nama Begasingan sendiri terdiri dari 2 kata, yaitu Gang yang artinya lokasi atau tempat dan Sing yang artinya Suara. Jadi, begasingan adalah permainan yang bertempat area yang cukup luas dan dapat menimbulkan suara keras. Kesenian ini juga tergolong sudah tua bagi masyarakat Sasak. Permainan ini dapat dimainkan disemua kelompok umur dengan jumlah pemain yang sudah ditetapkan oleh kedua belah pihak.

Seni tradisional ini sering ditampilkan dengan tujuan mengingatkan masyarakat untuk saling menghormati dan memiliki rasa kebersamaan dalam menjunjung tinggi nilai leluhur. Adapun yang membedakan gasing masyarakat Lombok dengan gasing yang sudah ada di masyarakat luas adalah gasing di Lombok menggunakan kayu asam sebagai bahan dasarnya dan besi sebagai pelapis pinggirnya. Besi yang digunakan tentunya sudah dipandai dan dirawat dengan autosol.

Indonesia memliki kekayaan budaya dan kesenian yang tidak tertandingi. Tidak mengherankan apabila kesenian daerah lombok juga memiliki daya tarik sendiri bagi masyarakat lokal ataupun mancanegara.

 

Organized by:
PT. Barata Dewata Asri (Barata Tour Bali)
LICENSE: 01/23/T/PARSENIBUD/1999 - ASITA member: 0241/XVII/DPP/2000
Jl. Sedap Malam, Rampai II, No.5 Kesiman, Denpasar-Bali.
Telp. 0361-4720047, emergency call: 0817554471
Copyright © 2018. All Rights Reserved.
Frontier Theme